Showing posts with label Skuter 110-115cc. Show all posts
Showing posts with label Skuter 110-115cc. Show all posts

Saturday, November 15, 2008

HONDA BEAT

Kemampuan yang Mengagumkan


Pasaran Skuter di Tanah air masih memiliki banyak peluang, kehadiran Honda Beat telah menggemparkan dunia perskuteran. Beat dengan ukurannya yang lebih kecil dari Honda Vario, sang pendahulu, sangatlah yakin akan kehadirannya. Walaupun Beat mencoba untuk melakukan terobosan dengan membuatnya terlihat sporty dengan membiarkan suspensi depan terbuka, bagaimanakah kemampuannya saat dites?

Sebelum melakukan uji jalan, setiap penguji diberikan kesempatan untuk melihat dan memberikan nilai design setiap motor. Para penguji telah sepakat bahwa Honda Beat mempunyai design yang terbaik. Design-nya sangat atraktif, walaupun kadang terlihat lucu dengan pelek racing. Posisi lampu depan, striping body, dan panel spidometer terlihat kompak.

Selama diuji jalan, seperti pesaing yang lainnya, Beat harus mampu melibas jalan tanjakan dan berkelok-kelok. Melakukan start dari jalan tanjakan, beat tergolong sempurna dengan getaran minim dan mampu bergerak dengan halus. Padahal, Penguji memutar grip gas maksimal. Ujian berat semacam ini membutuhkan banyak energi dan konsumsi bahan bakar, selama pengujian, beat mampu menempuh jarak 44,68 km untuk 1 liter bahan bakarnya. Beat adalah skuter teririt di kelasnya. Melakukan start di tanjakan didukung oleh rem tangan dan itu adalah satu-satunya fitur yang dimiliki di skuter sekelasnya.

Honda sepertinya sangat peduli dengan keselamatan pengendaranya, seperti Vario, Beat juga memiliki switch pada standar sampingnya. Ketika standar sampingnya sedang dipakai atau motornya sedang istirahat, mesinnya tidak bisa di-start, bisa memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan karena motor tak terkendali.

Beat adalah skuter kelas 110-115 cc terbaik, Beat memiliki kekurangan buat orang yang berbadan tinggi. Penguji dengan tinggi badan 180 cm menghadapi kesulitan mengendarainya, dengkulnya selalu mentok ke panel depan. Salah satu cara untuk mengakalinya, yaitu mengendarai skuter dengan duduk rada ke belakang atau berkendara dengan kaki terbuka lebar. Walaupun demikian, untuk pengendara dengan tinggi badan 170 cm, Beat masih nyaman untuk dikendarai. Tidak heran, Honda Beat menargetkan pasarnya untuk para ibu dan gadis.




(Read this article in English)


SPESIFIKASI:

MESIN
Tipe Mesin
4-Tak, SOHC, Pendingin udara & Kipas
Diameter x Langkah
50 x 55 mm
Volume Silinder 108 cc
Rasio Kompresi
9,2 : 1
Daya Maksimum
8,22 PS / 8.000 rpm
Torsi Maksimum
0,85 kgf.m / 5.500 rpm
Kapasitas Oli Mesin 0,7 Liter
Kopling Kering, Sentrifugal Otomatis
Transmisi V-Belt Otomatis


SASIS
Dimensi (P x L x T) 1.859 x 876 x 1.053 mm
Sumbu Roda 1.240 mm
Jarak Terendah 156 mm
Berat Kosong 89,3 kg
Tipe Rangka Tulang Bawah
Kapasitas Bahan Bakar 3,5 Liter


SUSPENSI / BAN
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Lengan Ayun, Sok Tunggal
Ukuran Ban Depan 80/90 - 14 M/C 40P
Ukuran Ban Belakang 90/90 - 14 M/C 46P
Rem Depan Hidrolis Single Piston
Rem Belakang Teromol


KELISTRIKAN & PENGAPIAN
Tipe Starter Elektrik & Kick Starter
Accu NF Battery, 12 V - 3,5 Ah
Tipe Busi ND U 24 EPR9 / NGK CPR8 EA-9
Sistem Pengapian DC - CDI, Battery

YAMAHA Mio Sporty

Dimensi Telah Menjadi Kunci

Yamaha Mio telah cukup lama diluncurkan di Indonesia dan perubahan yang dilakukan sangat sedikit di bidang design. Ditambah lagi, Mio tidak memiliki perangkat pengaman yang layak. Bagian warna dan striping body terlihat matching, tetapi dari proses pembuatannya, pihak pabrik kurang memperhatikan secara detil. Beberapa bagian dari Mio terlihat memiliki kerenggangan yang berbeda.

Sewaktu melakukan uji jalan, Mio cukup nyaman. Jarak Kaki terlalu sempit untuk orang yang memiliki tinggi badan 180 cm, tetapi posisi berkendaranya cukup baik. Sangat cocok untuk dikendarai oleh orang dengan tinggi badan di bawah 170 cm. Di jalan yang bergelombang, Mio masih terasa stabil, masih bisa ber-manuver secara gesit. Kalau dilihat dari sisi ukurannya, Mio sebenarnya lebih kecil dari para pesaingnya, tetapi masih lebih besar ruang di daerah kakinya. Mesin Mio terdengar berisik apabila dikendarai pada kecepatan tinggi, padahal suara knalpotnya halus. Uniknya, rem bekerja dengan baik kalau pada kecepatan tinggi daripada kecepatan rendah.

Dengan rasio kompresi mesin sebesar 1:8,8, Mio memiliki masalah ketika dipacu dengan rpm tinggi. Mesinnya meraung tanpa perubahan berarti pada kecepatannya, tetapi pada rpm rendah, terbukti baik. Keuntungannya dengan rasio kompresi sebesar itu adalah, motor bisa bekerja dengan optimal walaupun memakai bensin premium. Selama tes berlangsung, Mio ini menggunakan Pertamax.

Mio adalah skuter yang imut-imut, tetapi memiliki ruang yang lega di bagian kaki pengendara dan sangatlah mudah untuk dioperasikan. Panel instrumen terlihat kuno, tetapi justru sangat mudah dibaca.



(Read this article in English)

SPESIFIKASI:


MESIN
Tipe Mesin 4-Tak, SOHC 2-katup, pendingin udara

AIS (Air Induction System) EURO 2 Ready
Dimensi x Langkah 50.0 x 57.9 mm
Volume Silinder 113.7 CC
Rasio Kompresi 8.8 : 1
Kopling Kering, Sentrifugal Otomatis
Komposisi Silinder Tunggal
Karburator NCV24x1 (Keihin)
Sistem Pengapian DC-CDI
Oli Wet Sump
Kapasitas Oli Mesin 0,9 Liter
Transmisi V-Belt Otomatis
Gigi Rasio 2.399 - 0.829
Caster / Trail 26.5 derajat/ 100 mm
Sistem Rem Depan Hidrolis Piston Tunggal
Sistem Rem Belakang Teromol


SASIS
Dimensi (P x L x T) 1,820 x 675 x 1,050 mm
Sistem Starter Kick & Elektrik
Berat Kosong 87 kg
Tipe Rangka Pipa Baja
Kapasitas Bahan Bakar 3,7 Liter
Sumbu Roda 1,240 mm
Jarak Terendah 130 mm
Tinggi Tempat Duduk 745 mm


SUSPENSI / BAN
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Teleskopik
Ukuran Ban Depan 70/90-14MC 34P
Ukuran Ban Belakang 80/90-14MC 34P


KEMAMPUAN
Daya Maksimum 6.54 Km (8.9 ps) / 8,000 rpm
Torsi Maksimum 7.84 Nm (0.88 kgf.m) / 7,000 rpm

Thursday, November 13, 2008

KYMCO FREE LX

Skuter Paling Responsif

Pada kenyataannya pengendara skuter masih bisa menikmati motor yang gesit di saat menyalip karena mesin motor yang responsif. Penguji motor ini mengklaim kalau Free LX baik untuk stop and go, walaupun di tanjakan. Stop and go di jalan-jalan perkotaan terlihat sangat mudah dilakukan, termasuk menyalip kendaraan lain. Untuk pengereman, Free LX membutuhkan 2,04 detik untuk berhenti dari kecepatan 50 kpj.

Seperti sekuter lainnya, Kymco Free LX terlihat tidak praktis dalam menggunakan engkol. Untuk Skuter yang aslinya dirancang untuk kaum wanita, cenderung menggunakan starter listrik. Menyalakan mesin dengan engkol untuk wanita yang memakai rok adalah sesuatu yang sangat tidak nyaman. Fasilitas lain yang disediakan adalah lubang bensin di depan, sangat user friendly, bisa dibuka lewat kunci kontak.

Skuter ini stabil pada kecepatan tinggi, getarannya sedikit. Nilai tambah lagi, suara mesin dan knalpotnya halus, ini sangat cocok untuk pemakaian daerah perumahan. Walaupun handlingnya tergolong baik, akan tetapi suspensinya keras, jadi kenikmatan berkendara di jalanan yang rusaksangat terganggu.

Berkaitan dengan sang pembonceng, untuk mengeluarkan footstep belakang, hanya menekan tombol yang berada di dekatnya. Efeknya adalah, ketika footstep tidak digunakan, body skuternya akan terlihat ramping dan rapi. Secara garis besar, Kymco Free LX ini sangat dinamis, ada keserasian pada saringan udara dengan striping motor.

(Read this article in English)




SPESIFIKASI:


MESIN
Tipe Mesin
4-tak, SOHC, Pendingin Udara
Komposisi Silinder Tunggal
Diameter x Langkah
52,4 x 51,8 mm
Kapasitas Silinder
111,2 CC
Rasio Kompresi
9,8 : 1
Kapasitas Oli Mesin
0.80 liter
Kopling Sentrifugal Otomatis
Jenis Transmisi
Otomatis (CVT)
Sistem Starter
Engkol dan starter listrik
Accu 12V-5AH
Busi Champion PZ7HC
Sistem Pengapian CDI


SASIS
Dimensi (P x L x T) 1.835 x 610 x 1.100 mm
Sumbu Roda 1.270 mm
Jarak Terendah 135 mm
Berat Motor
100 kg
Tipe Rangka Tulang Bawah


SUSPENSI / BAN
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Kengan Ayun, Sok Tunggal
Ban Depan 90/90-12
Ban Belakang
90/90-12
Rem Depan Piringan, 2 Piston
Rem Belakang Teromol
Kapasitas Tangki Bensin 5 liter


KEMAMPUAN
Tenaga Maksimum
9,2 ps /7.500 rpm
Torsi Maksimum 0,9 kg m /6.500 rpm